Management Interaksi Obat Statin

Statin, merupakan obat yang sangat vital dan sangat banyak diresepkan di seluruh dunia. Bahkan sampai saat ini rekor obat dengan penjualan tertinggi masih dipegang oleh Lipitor dengan zat aktif Atorvastatin  yang mencapai US$ 150 Milyar (lebih dari Rp. 2.100 Trilyun ~ setara dengan APBN Indonesa) pada 1996-2016. Tingginya penjualan statin dikarenakan obat ini sangat vital fungsinya bagi pengontrolan kadar kolesterol, kolesterol sendiri ditengarai sebagai factor utama dari penyakit penyakit serius seperti Penyakit jantung coroner dan Stroke.

Pemberian simvstatin pada psien dengan resiko ASCVD meningkatkan angka harapan hidup pasien mencapai 46%. Dan atorvastatin memiliki efekvitas 2x lipatnya. Luarbiasa sekali bukan efek dari Statin ini. Namun pemberian statin ini tidak serta merta aman dan tidak mempunya masalah. Masalah paling umum yang dirasakan pasien adalah “Rhabdomiolisis” yang mengakibatkan nyeri pada otot dan pada kasus berat dapat mengakibatkan gagal ginjal akut akibat penumpukan myoglobin di ginjal.

Selain masalah efek samping tersebut, statin juga merupakan obat yang sangat rawan sekali mengalami peningkatan efek jika diberikan bersama dengan obat obatan lain (Interaksi Obat) seperti kalsium kanal bloker, antiaritmia, antidislipid lain, dan beberapa obat lainnya. Sementara pasien yang mendapatkan statin kebanyakan adalah pasien yang memiliki komplikasi penyakit lain, sehingga kombinasi obat yang beresiko ini tidak dapat dihindarkan, peningkatan efektivitas ini tentu saja akan meningkatkan resiko efek samping “Rhabdomiolisis” yang tidak diinginkan.

Faktor resiko dan penyebab interaksi obat statin

Faktor ObatFaktor Pasien
·         Dosis

·         Timing/ waktu pemberian

·         Durasi pengobatan

·         Karakter farmakokinetik

·         Konsentrasi serum

·         Gender

·         Usia

·         Polimorfisme genetic

·         Penyakit yang berpengaruh pada metabolisme obat

 

Fase interaksi obat statin

Kita mengenal fase interaksi obat berada pada fase farmakokinetik (Absofpsi, Distribusi, Metabolisme dan Eksresi) dan Interaksi Farmakodinamik (Sinergis dan antagonis). Statin berinteraksi di fase farmakokinetik pada tahap metabolisme dan distribusi.

Enzim dan transpoter yang terlibat dalam interaksi statin adalah :

  1. Enzim CYP450 dengan lebih dari 50 subtipe
  2. P-Glycoprotein
  3. Breast Cancer Resistance Protein (BCRP), dan
  4. Organic Anion-Transporting Polyprotein (OATP)

Ranking interaksi statin

Pengukuran parameter farmakokinetik menjadi acuan dalam tingkat keparahan dari interaksi obat statin, hal ini juga yang digunakan oleh otoritas obat dan makanan amerika (FDA). FDA menggunakan 2 parameter yaitu konsentrasi maksimum (Cmax) dan Luas Area dibawah Kurva (AUC), dimana setiap perubahan AUC menunjukkan ranking interaksi. Perubahan AUC tersebut adalah :

 MinorSedangBerat
Perubahan AUC1,25 sampai 2 kali lipat≥2 sampai 4,9 kali lipat≥5 kali lipat

 

Interaksi CCB vs Statin

Amlodipine merupakan substrat dari CYP3A4, sehingga akan menurunkan metabolisme statin. Sementara Diltiazem dan verapamil merupakan inhibitor CYP3A4 dan Substrat CYP3A4 dan P-gp, sehingga akan meningkatkan kadar statin derajar rendah sampai sedang. Interaksi ini didukung oleh data farmakokinetik, data uji klinis dan laporan kasus, FDA menetapkan retriksi dosis untuk kombinasi obat ini, berikut adalah retriksinya :

Amlodipine vs Statin
StatinPurubahan AUC statinRekomendasi
LovastatinMinor : 1,8 kali lipatMaksimum dosis lovastatin dan simvastatin 20mg/hari
SimvastatinMinor, 1,8 kali lipat

 

Diltiazem Vs Statin
StatinPerubahan AUC StatinRekomendasi
AtorvastatinMinor, 1,5 kali lipatBisa digunakan (tidak ada retriksi)
LovastatinSedang, 3,6 kali lipatBatas dosis lovastatin 20mg/hari
SimvastatinSedang, 4,6 kali lipatMaksimal dosis simvastatin 10mg/hari

 

Verapamil
StatinPerubahan AUC StatinRekomendasi
LovastatinSedang, 3,6 kali lipatBatas maksimal dosis lovastatin 20mg/hari
SimvastatinSedang, 2,5 kali lipatBatas dosis simvastatin 10mg/hari

 

Interaksi Fibrat VS Statin

Gemfibrozil merupakan obat golongan fibrat yang cukup memberikan interaksi serius, hal ini dikarenakan double interaksi yang terjadi, yaitu interaksi farmakodinamik dan farmakokinetik. Gemfibrozil dapat menghambat glucoronidasi dan konjugasi statin, Gemfibrozil merupakan substrat CYP3A4 dan competitor potent pada transpoter OAT1B1/3 dan OATP2B1. Dokumentasi terhadap interaksi gemfibrozil terbukti dalam uji farmakokinetik, uji klinis dan laporan kasus, hasil kombinasi gemfibrozil dan statin dapat mengakibatkan Rhabdomiolisis. FDA merekomendasikan untuk menghidari kombinasi ini sebisa mungkin jika dimungkinkan.

 

Sementara itu, jenis fibrat lainnya seperti fenofibrate dan asam fenofibrate tidak menunjukkan interaksi yang signifikan, dan rasional untuk digunakan dalam terapi.

DDI gemfibrozil Vs Statin
StatinPerubahan AUCRekomendasi
AtorvastatinMinor, 1,4 kali lipatMungkin dapat dipertimbangkan, dosis atorvastatin 10-20mg/hari
LovastatinSedang, 2-3 kali lipatHindari
PitavastatinMinor, 1,5 kali lipatMungkin dapat dipertimbangkan dosis maksimum pitavastatin 1-2mg
PravastatinSedang, 2 kali lipatHindari
RosuvastatinMinor, kenaikan 1,6-1,9 kali lipatMungkin dapat dipertimbangkan dosis maksimum 5-10mg
SimvastatinSedang, 2-3 kali lipatHindari
Mohon diingat bahwa interaksi gemfibrozil tidak hanya farmakokinetik, sehingga data AUC tidak selalu menjadi acuan

 

DDI fenofibrate/asam fibrat + Satain
StatinPerubahan AUCRekomendasi
AtorvastatinTidak signifikan, 1 kali lipatRasional
FluvastatinTidak spesifikRasional
LovastatinTidak spesifikRasional
PitavastatinTak signifikan, 1,2 kali lipatRasional
RosuvastatinTak signifikan, 1,1 kali lipatRasional
SimvastatinTidak signifikan 1,1 kali lipatRasional.

Sehingga pada kasus dimana statin dan fibrat mesti dikombinasikan, maka fenofibrate/asam fibrat merupakan pilihan yang rasional.

 

Interaksi Kolkihsin vs Statin

Kemungkinan interaksi yang terjadi adalah melalui penghambatan secara kompetitif pada enzim CYP3A4, sehingga akan meningkatkan konsentrasi keduanya. Kolkihsin juga merupakan substrat dari P-gp. Pada uji klinis dan laporan kasus kebanyakan interaksi terjadi ketika kombinasi Simvastatin dan Kolkihsin.

 

StatinPerubahan AUCRekomendasi
AtorvastatinBerfariasiMungkin dapat dipertimbangkan
FluvastatinBerfariasiRasional
LovastatinBerfariasiRasional
PitavastatinBerfariasiRasional
PravastatinBerfariasiRasional
RosuvastatinBerfariasiRasional
SimvastatinBerfariasiMungkin dapat dipertimbangkan
Semua pasien yang mendapatkan kombinasi statin dan kolkihsin direkomendasikan untuk selalu memantau kejadian toksisitas pada otot.

 

Interaksi Warfarin Vs Statin

Kebanyakan interaksi dengan warfarin diakibatkan karena penghambatan CYP2C9 atau lepasnya ikatan protein warfarin. Namun demikian kombinasi statin dan warfarin pada PJK dan Stroke justru memberikan efek menguntungkan jika INR terpantau.

 

StatinPerubahan AUCRekomendasi
FluvastatinBerfariasiKombinasi dianjurkan
LovastatinBerfariasiKombinasi dianjurkan
RosuvastatinBerfariasiKombinasi dianjurkan
SimvastatinTerjadi kenaikan 30% pada nilai INRKombinasi dianjurkan

 

Penutup

Demikian beberapa interaksi yang bias saya tampilkan, bebrapa interaksi statin lainnya mungkin saja terjadi, dikarenakan masih banyak sekali obat obatan dengan ciri khas yang berbeda pada parameter farmakologi dan farmakokientiknya.

 

Interaksi obat sebetulnya merupakan hal yang sering terjadi, dan bukan berarti merupakan masalah yang benar benar harus dihindari, akan tetapi sekecil apapun peluang terjadinya interaksi perlu diperhatikan dan dipertimbangkan pengaruhnya terhadap pasien, untuk meminimalisir terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

 

Jangan anggap remeh dan mengabaikan sekecil apapun interaksi obat, evaluasi dan monitor segala kemungkinan yang terjadi akan mengeliminasi kemungkinan buruk yang terjadi.

 

Penulis

Rian Nurdiana

0 responses on "Management Interaksi Obat Statin"

    Leave a Message

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Semua yang tercantum di Website ini adalah hak cipta dari  Belajar Obat © All rights reserved 2017-2020.
    Ada pertanyaan? Sini tanya mimin
    X